Ini Kata Diskes Terkait Bayi Meninggal Karena Diduga ISPA  

Ini Kata Diskes Terkait Bayi Meninggal Karena Diduga ISPA  

CELOTEHRIAU.COM---Dinas Kesehatan Provinsi Riau, menyatakan telah melakukan pengecekan terkait dugaan bayi baru lahir di Kulim, Tenayan Raya meninggal karena terpapar asap. 

Hasilnya, setelah pengecekan ke tempat bayi berobat, dan pihak keluarga. Diskes Provinsi Riau menyatakan, si bayi meninggal bukan karena terpapar asap. 

''Kemarin bersama Dinas Kesehatan Pekanbaru telah melakukan investigasi. Hasilnya kami pastikan kematian bayi itu bukan karena terpapar asap,'' ungkap Mimi Yuliani Nasir, Jum'at (20/9/2019). 

Hasil investigasi itu, Mimi memastikan, bahwa bayi dari orang tua yang baru dua tahun menetap di Pekanbaru itu, karena tersedak air susu ibunya. 

''Jadi bayi itu tersedak karena mengalami penyumbatan air susu ibunya,'' terang Mimi. 

Agar kedepannya, orang tua bayi itu, dapat mendapatkan pengobatan secara layak. ''Kemarin Diskes Pekanbaru sudah diminta memberikan kartu berobat orang tua bayi tersebut,'' ujar Mimi. 

Menurut Mimi, hingga Kamis (19/9/2019) data penderita ISPA yang diterima Provinsi Riau. Ada sebanyak 292900 kasus kunjungan di Rumah Sakit pemerintah, hingga yang dikelola swasta. 

''Setiap hari ada tren peningkatan kunjungan masyarakat di rumah sakit pemerintah dan swasta,'' kata Mimi. 

Hal ini terjadi, lebih disebabkan adanya peningkatan kondisi udara yang tidak sehat yang terjadi di Provinsi Riau.  

''Jadi kami pastikan sampai saat ini belum ada masyarakat yang meninggal karena ISPA,'' ujar Mimi.